Cara Meningkatkan Hasil Pertanian Agar Maksimal

Cara Meningkatkan Hasil Pertanian Agar Maksimal - Pertanian adalah salah satu dari banyak mata pencaharian yang ada di Indonesia. Pertanian ini dilakukan dengan memanfaatkan sumber daya alam dari tumbuhan hingga hewan. Memanfaatkan sumber daya alam untuk pertanian harus disertai dengan penanaman. Namun sayangnya ada banyak orang yang hanya memanfaatkan pertanian dan tidak melakukan budidaya sama sekali. Akibatnya sumber daya alam akan semakin terkuras hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia saja. Padahal jika kita ingin meingkatkan hasil pertanian agar maksimal mestinya harus mengtahui caranya.

Upaya peningkatan produksi pertanian memang dipengaruhi oleh banyak faktor. Namun, dari banyak faktor tersebut, ada beberapa faktor yang sangat tergantung pada sumber daya manusia, termasuk persiapan lahan, penerapan prosedur budidaya yang benar, metode panen yang tepat dan pemrosesan pasca panen yang baik. Hal-hal ini tentu memiliki konten teknologi yang memiliki efek langsung dan harus mendorong peningkatan produktivitas.

Cara Meningkatkan Hasil Pertanian Agar Maksimal


Pertanian menjadi perhatian bagi kebutuhan dasar manusia. Seiring dengan pertumbuhan populasi, manusia berusaha mencari cara untuk mendapatkan lebih banyak hasil pertanian. Secara umum, meningkatkan produksi pertanian dilakukan dengan dua cara, yaitu menambah luas lahan yang subur dan meningkatkan hasil panen dari pertanian yang sudah ada agar hasilnya bisa lebih maksimal. Kedua metode ini ditempuh dengan mengembangkan penelitian ilmiah dan teknologi. Akibatnya, produksi pangan dapat meningkat 2-3 kali dari tahun sebelumnya. Peningkatan hasil yang drastis dikenal sebagai Revolusi Hijau.


Meningkatkan Hasil Pertanian

Banyak pelaku pertanian di Indonesia mengeluh tentang hasil rendah atau tingkat produktivitas tanaman menurun. Namun jarang di antara mereka yang ingin melakukan evaluasi dan introspeksi lebih lanjut. Sebagian besar dari mereka melakukan kegiatan pertanian dari pengolahan hingga panen dengan menggunakan metode konvensional.

Kurangnya pengetahuan tentang cara meningkatkan produksi pertanian secara efektif, sumber daya yang terbatas, dan kurangnya tingkat intervensi positif dari agen penyuluh pertanian juga berkontribusi pada kegagalan untuk meningkatkan produksi hasil pertanian. Karena banyaknya keluhan mengenai hasil pertanian para petani, maka berikut kami jabarkan upaya atau cara meningkatkan hasil pertanian agar maksimal yaitu:

Ekstensifikasi Pertanian

Ekstensifikasi Pertanian ini adalah upaya untuk meningkatkan hasil pertanian dengan memperluas lahan pertanian baru. Misalnya dengan membuka hutan dan semak, daerah di sekitar rawa, dan daerah pertanian yang belum dimanfaatkan sebelumnya. Selain itu, ekstensifikasi juga dilakukan dengan membuka sawah pasang surut.

Perluasan lahan pertanian di pulau Jawa tidak lagi memungkinkan. Karena itu, perluasan lahan pertanian dilakukan di luar Jawa. Pemerintah melakukan kegiatan transmigrasi di luar Jawa, misalnya Sumatra, Kalimantan, Sulawesi atau Papua.
 

Intensifikasi Pertanian

Intensifikasi pertanian adalah pengolahan lahan pertanian untuk meningkatkan hasil pertanian semaksimal mungkin dengan menggunakan berbagai fasilitas dengan sebaik-baiknya. Intensifikasi pertanian sebagian besar dilakukan diberbagai daerah di Jawa dan Bali yang memiliki lahan pertanian sempit. Awalnya intensifikasi pertanian dilakukan dengan istilah panca usaha tani, termasuk kegiatan-kegiatan yang dilakukan berikut ini: 

Panca Usaha Tani:

  • Perawatan dan pengolahan tanah dengan baik
  • Irigasi / irigasi teratur
  • Pemilihan jenis benih unggul
  • Pemupukan
  • Pemberantasan hama dan penyakit pada tanaman
Intensifikasi ini berupaya meningkatkan hasil pertanian tanpa memperluas lahan pertanian yang ada. Upaya intensifikasi dilakukan dengan menggunakan pupuk, benih unggul, irigasi, pemeliharaan dan konseling. Untuk keperluan irigasi pertanian, pemerintah membangun waduk. Air yang tersimpan di waduk disalurkan ke lahan pertanian.

Meningkatkan Hasil Pertanian Dengan Cara Mekanisasi pertanian

Ini adalah cara untuk meningkatkan hasil pertanian agar maksimal menggunakan mesin pertanian modern. Mekanisasi pertanian sebagian besar dilakukan di luar Jawa yang memiliki lahan pertanian yang luas. Dalam program mekanisasi pertanian, tenaga manusia dan hewan bukanlah kekuatan utama.

Misalnya penggunaan traktor, mesin perontok padi, dan mesin lainnya. untuk pertanian lainnya seperti, cabai, dan aneka sayuran. 

 

Diversifikasi Pertanian

Merupakan upaya diversifikasi penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada satu jenis pertanian saja. Diversifikasi pertanian dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu:

1. Perbanyak jenis kegiatan pertanian, misalnya petani selain bertani juga beternak ikan, ayam, kambing dan beternak lainnya. 

2. Meningkatkan jenis tanaman di lahan tanah, misalnya di lahan selain menanam padi juga dapat menanam jagung, kedelai dan jenis tanaman lainnya. mengairi lahan kering dan pemupukan lahan kering dan tandus.

Diversifikasi tanaman dilakukan agar pertanian tidak hanya menghasilkan 1 jenis tanaman. Contoh diversifikasi pertanian adalah sistem tumpangsari, yaitu menanam beberapa jenis tanaman secara bersamaan di lahan yang sama. Diversifikasi dapat dilakukan antara 2 musim tanam atau 1 musim secara bersamaan. 

Rehabilitasi Pertanian

Rehabilitasi pertanian adalah upaya untuk memperbaiki lahan pertanian yang sebelumnya tidak produktif atau belum menghasilkan apa-apa menjadi lahan produktif. Rehabilitasi pertanian Ini juaga mengganti tanaman yang tidak produktif lagi menjadi tanaman yang baru yang lebih produktif.

Rehabilitasi ini megupayakan untuk meningkatkan hasil pertanian dengan memperbarui metode pertanian yang ada atau mengganti tanaman yang tidak lagi produktif. Upaya-upaya ini, seperti meningkatkan sawah tadah hujan menjadi sawah irigasi, mengganti tanaman tua yang tidak produktif lagi dengan tanaman baru dan lebih unggul dan menguntungkan.

Dalam mengembangkan pertanian di Indonesia, pemerintah juga ikut membantu untuk meningkatkan hasil pertanian agar maksimal melalui langkah-langkah yang berikut ini:
  • Memperluas dan memperbaiki infrastruktur serta mengembangkan jaringan irigasi di seluruh wilayah Indonesia.
  • Menyempurnakan sistem pertanian pangan dengan cara menerapkan beragam cara seperti melakukan sosialisasi dan bimbingan secara massal kepada para petani.
  • Menyediakan dan melakukan pembangunan berpagai pabrik yang menunjang pertanian. Seperti pabrik pupuk dan pabrik insektisida juga pestisida guna meningkatkan produksi hasil pertanian masyarakat.

Selain itu, cara lain untuk meningkatkan hasil pertanian adalah dengan membangun gudang dan juga pabrik penggilingan padi dengan harga dasar gabah. Cara lain adalah dengan memberikan beragam jenis subsidi serta pinjaman modal untuk para petani. Membentuk kelompok tani juga Koprasi Unit Desa (KUD) di seluruh pelosok desa. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan motivasi penduduk serta memberikan solusi bagi mereka yang tengah kesulitan dalam hal produksi pertanian.

Itulah beberapa cara atau upaya untuk meningkatkan hasil pertanian agar maksimal. Silahkan di bagikan dan semoga bermanfaat. 

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel