Tips Cara Menjaga Hubungan Baik Dengan Pelanggan

Tips cara menjaga hubungan baik dengan pelanggan - Seseorang yang sudah lama berkecimpung dalam dunia marketing tentu mengetahui bagaimana sulitnya menyakinkan konsumen untuk membeli produk yang mereka jual. Bahkan menjadi tantangan tersendiri bagi marketing untuk meyakinkan pelanggan tetap loyal dengan produk yang mereka jual. Untuk itulah mengapa pelanggan loyal menjadi salah satu aset penting yang harus dijaga dan dipelihara. Mengapa? karena pelanggan lama tidak hanya berpotensi untuk melakukan pembelian berulang, namun juga berpotensi mendatangkan konsumen baru untuk mencoba membeli produk yang dijual. Pada artikel kali ini kita akan membahas tips atau cara agar hubungan baik dengan pelanggan tetap terjaga.

Tips Cara Menjaga Hubungan Baik Dengan Pelanggan


Siapapun pasti mengetahui betapa dahsyatnya strategi marketing "word of mout" atau strategi pemasaran dari mulut ke mulut yang meskipun masih tergolong strategi pemasaran tradisional. Namun strategi ini masih cukup ampuh mendatangkan konsumen untuk membeli suatu produk. Bahkan beberapa pelaku usaha mengakui bahwa hampir 60% konsumen yang datang membeli produknya berdasarkan rekomendasi dari pelanggan lainnya, dan inilah yang disebut srategi pemasaran dari mulut ke mulut.

Namun untuk kali ini kita tidak akan membahas seperti apa strategi pemasaran dari mulut ke mulut. Melainkan bagaimana membangun hubungan yang sudah terjalin dengan konsumen hingga hubungan itu terus berlanjut untuk jangka panjang. Karena tanpa pelanggan maka bisnis yang di jalani tidak akan sukses dan berkembang atau bahkan tidak menutup kemungkinan bisnis tersebut akan tutup akibat sepi pelanggan. 

Untuk itulah penting bagi pebisnis terutama pemula untuk merubah mindset dan menanamkan dalam benaknya bahwa pelanggan adalah salah satu aset utama yang harus di jaga serta dipelihara untuk jangka panjang. Memang mencari konsumen baru yang potensial tetap merupakan strategi utama dalam memasarkan produk, namun pelanggan lama bisa dijadikan media untuk lebih cepat mendapatkan konsumen baru yang memang berniat untuk membeli produk.

Bahkan, untuk beberapa jenis usaha tertentu mencari konsumen baru memang membutuhkan biaya yang jauh lebih besar, terutama biaya untuk melakukan promosi. Karenanya jika sudah memiliki konsumen yang sering melakukan pembelian berulang, maka itulah aset yang harus di jaga dan di pelihara. Umumnya pelanggan loyal sulit untuk di rebut oleh kompetitor karena dalam dirinya sudah melekat brand dan tercetak mindset tentang produk yang terbaik, sehingga sulit untuk di ajak melirik produk lain.

Cara Menjaga Hubungan Baik Dengan Pelanggan

Bahkan tidak jarang saat produk tersebut mendapat serangan dari kompetitor, pelanggan loyal tidak segan maju sebagai pembela. Tidak jarang pelanggan inilah yang kerap membantu mempermudah promosi dengan merekomendasikan produk tersebut kepada lingkungan terdekatnya. Untuk alasan itulah mengapa sangat penting bagi seorang pebisnis untuk menjaga hubungan baik dengan pelanggan. Berikut beberapa tips yang membantu pebisnis menjaga hubungan baik dengan pelanggan yang mudah-mudahan bisa menjadi pelanggan loyal untuk jangka panjang.

Ciptakan pelayanan yang maksimal dan lebih berkualitas

Pelayanan yang diberikan kepada pelanggan adalah hal yang sangat penting, karena pelayanan adalah pintu gerbang utama yang akan di masuki oleh konsumen atau pelanggan. Tanpa pelayanan yang maksimal maka pelanggan enggan untuk datang kembali sekalipun produk yang di jual berkualitas dan sangat dibutuhkan konsumen karena di luar sana mungkin saja kompetitor untuk produk sejenis setiap hari akan bertambah. Untuk di ketahui, ada beberapa jenis sifat pelanggan atau konsumen, ada pelanggan yang memiliki karakter enggan menyampaikan kritik atau ketidakpuasannya dalam bentuk komplain, biasanya mereka memilih untuk diam saja dan memutuskan untuk beralih ke brand atau merek lain.

Untuk mengatasi karakter pelanggan seperti ini, cara terbaik yang dilakukan adalah membangun standar pelayanan untuk segera menghubungi beberapa saat setelah pelanggan melakukan transaksi. Secara aktif dan tentu saja penuh sopan santun, tanyalah bagaimana kesan-kesan pelanggan dengan pelayanan yang sudah dilakukan serta kesan setelah mencoba produk tersebut, jika memungkinkan tawarkan produk lainnya atau informasikan jika ada produk baru yang akan di rilis. Selain cara tersebut, ada cara lainnya untuk menciptakan pelayanan yang berkualitas,  yaitu menciptakan kemudahan serta kenyamanan dalam bertransaksi, salah satunya menggunakan fasilitas COD (Cash On Delivery) di mana barang tersebut akan di bayar saat dikirimkan.

Sesekali berikan kejutan diskon atau promo tertentu kepada pelanggan loyal, agar mereka merasa di hargai dan merasakan memiliki arti penting dalam pengembangan bisnis. Binalah hubungan yang sejajar dengan pelanggan dan jadikan pelanggan sebagai partner yang bisa di mintai saran untuk pengembangan bisnis ke depan. Pelayanan dengan pendekatan kekeluargaan inilah yang akan mengikat pelanggan menjadi loyal dalam jangka panjang.


Bangun hubungan emosional yang bersifat personal dengan pelanggan yang telah menjadi pelanggan loyal

Jangan sungkan untuk membangun hubungan emosional yang bersifat personal dengan pelanggan yang memiliki kriteria loyal. Jika memungkinkan dan berada di kota yang sama, sesekali kunjungi pelanggan loyal tersebut, atau bisa dengan cara lainnya seperti memberikan ucapan dan hadiah saat momen bersejarah mereka, seperti saat ulang tahun, peringatan ulang tahun perkawinan, dan momen lainnya. Untuk pelanggan loyal ini, sesekali berilah apresiasi, entah dalam bentuk hadiah atau penghargaan lainnya sesuai karakter pelanggan yang dimiliki.

Seperti yang telah dikemukakan di atas, jadikan pelanggan loyal sebagai partner tidak hanya berpotensi membantu merekomendasikan produk kepada konsumen lain, namun juga akan membantu memetakan pengembangan bisnis terutama produk di masa depan. Hubungan emosional tidak hanya bermanfaat untuk mengikat pelanggan loyal, namun juga membangun kepercayaan pelanggan lain akan kualitas produk yang di jual. Biasanya, pelanggan lain akan melihat jika banyak pelanggan yang loyal dengan produk tersebut, pastilah produk tersebut berkualitas sehingga banyak pelanggan menggunakannya untuk jangka panjang.

Hubungan emosional juga bisa dimanfaatkan untuk mendekati konsumen yang mungkin saja kecewa dengan produk yang di jual, sebisa mungkin jangan jauhi pelanggan yang kurang puas atau merasa kecewa dengan produk tersebut, dekati pelanggan ini dan tanyakan produk seperti apa yang mereka inginkan, sebagai evaluasi pengembangan bisnis berikutnya. Ingatlah! Pelanggan loyal adalah aset utama sebuah bisnis, maka bangunlah hubungan baik agar pelanggan merasa nyaman dalam lingkaran bisnis kita.

Demikianlah sedikit tips cara menjaga hubungan baik dengan pelanggan agar tetap loyal, semoga bermanfaat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel