Co Working Space, Tempat Kerja Asyik Untuk Freelancer

Co Working Space - Perkembangan teknologi memang telah merubah banyak hal dalam kehidupan manusia, termasuk dalam hal bekerja. Dahulu bekerja identik dengan rutinitas datang ke kantor setiap hari, namun berkat perkembangan teknologi bekerja bisa dilakukan dari mana saja bahkan bisa dari rumah. Konsep bekerja dari rumah ini menjadi trend dikalangan masyarakat sekitar tahun 1990-an hingga muncul istilah SOHO (Small Office Home Office). Nah, bagi para freelancer moment pekerjaan seperti inilah yang sangat dinantikan, pada artikel kali ini kami hanya membahas Co Working Space yang merupakan tempat bekerja asyik dan nyaman bagi freelancer, simak terus ya artikelnya.

Co Working Space, Tempat Kerja Asyik Untuk Freelancer


Di satu sisi bekerja dari rumah memang menawarkan berbagai kemudahan, diantaranya waktu kerja yang lebih fleksibel sehingga pekerja dapat mengatur jadwal kerjanya sendiri bahkan bisa melakukan lebih dari satu jenis pekerjaan. Selain itu, pekerjaan bisa dilakukan dari mana saja, tanpa harus terikat dengan tempat asalkan fasilitas untuk melakukan pekerjaan tersebut tersedia. Namun, lambat laun dengan konsep kerja seperti ini terkadang menimbulkan kebosanan, apalagi ada jenis-jenis pekerjaan tertentu yang membutuhkan inspirasi, ide, atau bahkan tingkat kosentrasi yang tinggi untuk menyelesaikannya sehingga membutuhkan waktu khusus untuk melakukan pekerjaan tersebut.

Co Working Space

Bekerja dari rumah kerap muncul gangguan yang akan memecah konsentrasi hingga akhirnya menghambat produktivitas kerja sehingga muncul keluhan bahwa konsep kerja dari rumah tidak selalu mengasyikkan. Selain itu, para freelancer atau pekerja lepas kerap menemukan kesulitan untuk menemukan lokasi kerja yang cocok untuk pekerjaan yang dilakukannya selain di rumah. Bekerja di cafe-cafe atau pusat keramaian kadangkala kurang cocok untuk jenis pekerjaan yang membutuhkan fokus dan tingkat konsentrasi yang tinggi. 

Dan terlalu lama bekerja di suatu tempat timbul perasaan yang kurang nyaman juga. Dalam perkembangannya ternyata freelancer tetap membutuhkan tempat spesial untuk bekerja, namun tentu saja tidak mengikat seperti bekerja di kantor pada umumnya. Hingga pada suatu hari, Brad Neuberg seorang ahli perangkat lunak menggagas konsep tempat untuk bekerja sebagai solusi atas kesulitan dan ketidaknyamanan yang di alami freelancer, yang populer dengan istilah “Co Working Space.”

Konsep Co Working Space ini cepat populer, terutama di kalangan freelancer karena menawarkan suasana yang tidak jauh berbeda dengan konsep kantor pada umumnya. Sehingga freelancer bisa fokus pada pekerjaannya namun tetap dalam suasana santai serta jadwal kerja yang bisa di atur sendiri oleh freelancer tersebut. Sama seperti konsep kantor yang diadopsi oleh Co Working Space, tersedianya beragam fasilitas yang memudahkan para freelancer tersebut, seperti meja kerja, sofa, tempat untuk beristirahat atau bersantai, dapur, printer, jaringan internet atau WIFI, dan fasilitas lainnya yang memudahkan freelancer bekerja.

Selain fasilitas tersebut, Co Working Space juga dilengkapi dengan berbagai ruangan untuk menunjang kinerja freelancer atau co worker (istilah untuk pengguna Co Working Space), seperti ruangan meeting atau tempat untuk bertemu klien, sehingga konsep ini tampak begitu sempurna menunjang kerja freelancer. Tapi ternyata, dalam perkembangannya Co Working Space tidak hanya menjadi tempat yang nyaman untuk bekerja para freelancer, namun lebih dari itu. Berikut beberapa alasan yang menjadikan Co Working Space menjadi tempat yang asyik bagi freelancer untuk bekerja.

Atmosfer kerja yang positif

Umumnya Co Working Space dapat menampung banyak co worker atau freelancer, sehingga seorang freelancer tidak hanya bekerja sendiri, namun tentu saja suasana atau atmosfer kerja dalam Co Working Space berbeda dengan di kantor pada umumnya, karena jenis pekerjaan yang dilakukan berbeda antara yang satu dengan yang lain. Dengan waktu kerja yang cenderung fleksibel, terkadang co worker bisa berinteraksi dengan co worker lainnya yang mungkin memiliki keahlian yang berbeda. Di sela waktu kerja, co worker bisa menjalin interaksi hingga akhirnya bisa saling berbagi informasi dan ilmu.

Atmosfer kerja seperti ini akan sulit kita dapatkan jika bekerja sendiri di rumah, meskipun ada beberapa orang yang justru lebih nyaman bekerja sendiri di rumah. Bahkan dalam sebuah survei yang bertemakan “Global Coworking Survey” memperlihatkan bagaimana para freelancer mengalami peningkatan produktivitas dan kinerja setelah bergabung dengan co working space, apalagi jika bertemu dengan teman atau partner co working yang asyik dan memiliki ide yang sama.


Menjadi ajang atau tempat berbagi ilmu dan sharing informasi

Manusia pada dasarnya adalah makhluk sosial yang tidak akan pernah lepas dari manusia lainnya, karenanya meskipun memilih bekerja sebagai freelancer, seseorang tetap membutuhkan manusia lainnya, baik hanya untuk sekadar berinteraksi atau berbagi informasi. Inilah yang mungkin menjadi alasan mengapa co working space dianggap sebagai salah satu tempat kerja yang ideal untuk para freelancer, karena selain bekerja juga bisa berinteraksi, berbagi ilmu, serta sharing informasi. 

Co Working Space memberikan peluang bagi freelancer untuk mendapatkan wawasan baru serta tambahan ilmu baru yang bermanfaat. Asyik bukan? Pekerjaan beres plus dapat tambahan teman dan ilmu baru yang mungkin saja akan membuka peluang kerja lainnya.

Terbukanya kesempatan untuk membangun komunitas yang bermanfaat

Di dalam Co Working Space terdapat 4 filosofi, yaitu kolaborasi, keterbukaan, keterjangkauan, dan komunitas. Kolaborasi, di mana co working space memungkinkan freelancer bertemu dengan banyak orang yang bahkan berbeda latar belakang. Namun terlalu sering bekerja bersama di co working space akan membuat dekat satu sama lain yang bukan tidak mungkin akan memunculkan peluang kolaborasi dalam banyak hal, terutama dalam pekerjaan. 

Keterbukaan, berkaitan erat dengan seringkali muncul ide-ide baru yang akan lebih mudah direalisasikan jika didiskusikan dengan orang lain. Bahkan bisa saja semakin banyak orang yang bergabung akan semakin cepat untuk merealisasikan ide tersebut. Selain itu tentu saja akan memunculkan informasi baru yang akan melengkapi ide tersebut. 

Keterjangkauan, co working space haruslah mudah di akses oleh penggunannya karena bagi seorang freelancer, waktu adalah uang semakin cepat pekerjaan diselesaikan maka akan semakin cepat mendapatkan pembayaran. Untuk filosofi terakhir adalah komunitas, di mana Co Working space memungkinkan co worker membangun sebuah komunitas yang tidak hanya mensupport anggotanya untuk mendapatkan peluang yang lebih besar baik dalam hal pekerjaan dan ilmu, namun juga menjadi wadah mendapatkan ilmu baru serta jaringan networking baru.

Demikianlah sekilas penjelasan mengenai Co Working Space, untuk bergabung silahkan cari referensi di internet sesuai dengan lokasi di kota Anda berada. Demikian semoga bermanfaat. 

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel