Buzzer, Celah Mendapatkan Penghasilan Tambahan Dari Media Sosial

Buzzer, Celah Mendapatkan Penghasilan Tambahan Dari Media Sosial - Suka follow akun media sosial artis?  Pastinya suka kan, dan seringkali di akun media sosial artis tersebut diposting review atau ulasan produk tertentu, tentu saja akan banyak followers si artis tersebut yang membaca ulasan dan bukan tidak mungkin banyak yang tertarik. Umumnya postingan review atau ulasan tersebut sengaja di bayar oleh brand atau pemilik produk tertentu dengan tujuan membantu memperkenalkan dan mempromosikan produk yang mereka miliki. Salah satu alasan memilih artis sebagai pihak yang di ajak bekerjasama adalah jumlah followers yang pastinya banyak, bahkan sebagian besar menembus angka ratusan ribu dan ada yang jutaan. Berbekal jumlah followers sebanyak itu, tentu saja menjadi media yang tepat bagi brand untuk meminta bantuan si artis mempromosikan produk mereka, dan mereka inilah yang kerap di sebut dengan istilah “Buzzer,” kosakata yang sedang tren saat ini.

Buzzer, Celah Mendapatkan Penghasilan Tambahan Dari Media Sosial


Buzzer

Buzzer, peluang mendapatkan penghasilan tambahan yang menjanjikan
Seiring dengan kemajuan teknologi dan pesatnya perkembangan media sosial membuat sebagian orang mempergunakan media tersebut sebagai sarana untuk mencari tambahan penghasilan, bahkan tidak sedikit yang menjadikan profesi di dunia online sebagai penghasilan utama, salah satunya dengan menjadi buzzer. Buzzer ternyata tidak melulu eksklusif milik para artis lho, karena ada banyak buzzer dari kalangan masyarakat bisa yang sukses meraup banyak penghasilan tambahan hanya dengan menjadi seorang buzzer.

Di akui atau tidak, pekerjaan menjadi buzzer terbilang tidak terlalu sulit karena hanya menuliskan pesan atau membuat tulisan yang mengupas tentang sesuatu produk  melalui akun media sosial-nya. Bahkan untuk media sosial seperti twiiter yang memiliki keterbatasan jumlah karakter pada tulisan, biasanya tulisan di buat singkat, padat, dan jelas. Untuk seseorang yang terbiasa memposting status, terutama di twiiter yang berkarakter terbatas, tentu pekerjaan tersebut bukanlah hal yang sulit.

Lantas apa sih sebenarnya buzzer itu? Buzzer adalah sebutan untuk seseorang yang menggunakan akun media sosialnya untuk memposting tulisan, status, ulasan, atau review tentang suatu produk atau brand tertentu di mana si pemilik akun ini akan mendapatkan pembayaran atas postingan tersebut. Keberadaan buzzer di dunia maya ini semakin eksis karena banyak pemilik brand atau produk yang mulai menggunakan akun media sosial si buzzer ini untuk membantu mempromosikan atau memperkenalkan produk terbarunya. Semakin pesat perkembangan dunia buzzer membuat sebagian orang tidak segan menjadikan pekerjaan ini sebagai profesi utama, meskipun untuk itu syarat yang diberlakukan cukup berat.

Namun untuk sebagian lain yang ingin mencari penghasilan tambahan dengan memberdayakan akun media sosial yang dimilikinya, menjadi buzzer sepertinya adalah pilihan yang tepat karena seorang buzzer akan mendapatkan sejumlah kompensasi. Berikut ini ada beberapa informasi atau tips yang cukup berharga jika ingin memilih menjadi buzzer sebagai solusi mendapatkan penghasilan tambahan.

Maksimalkan jumlah followers akun media sosial

Salah satu indikator penting yang membuat seorang buzzer di pilih atau brand atau pemilik produk adalah jumlah followers yang dimiliki. Semakin banyak jumlah followers di berbagai akun media sosial maka peluang untuk dipilih brand menjadi buzzer produk mereka akan sangat besar. Untuk itu jika tertarik ingin menjadi buzzer, pastikan memiliki jumlah followers lebih dari 1.000, namun bagi yang belum memiliki jumlah followers menyentuh angka lebih dari 1.000 masih bisa kok menjadi seorang buzzer karena ada brand atau pemilik produk yang tidak terlalu mensyaratkan jumlah followers banyak, tapi tentu saja jumlah kompensasi yang di terima tidaklah sebesar buzzer yang memiliki jumlah followers ribuan, ratusan ribu, atau bahkan jutaan.

Ada banyak cara untuk menambah followers, salah satunya dengan cara instan yaitu membeli followers, namun cara yang terbaik adalah menambah followers dengan cara alami, yaitu dengan memfollow akun lain. Akan lebih baik jika kebetulan bergabung dalam suatu komunitas online yang rata-rata anggotanya memiliki akun media sosial lebih dari satu, biasanya semangat solidaritas membuat masing-masing anggota akan saling memfollow. Jumlah followes yang meningkat secara signifikan jika member komunitas tersebut jumlahnya ribuan, maka inilah salah satu solusi menambah jumlah followers dengan cara yang benar, dan ada sejumlah brand atau pemilik produk yang biasanya cukup concern yang hal ini, untuk itu pastikan followers adalah akun yang real.


Bangun networking atau jaringan pertemanan

Sekitar lebih dari 60% job untuk buzzer biasanya dari jaringan pertemanan, namun khusus untuk yang memiliki jumlah followers ratusan ribu atau jutaan biasanya pihak brand atau pemilik produklah yang akan menghubungi. Namun bagaimana dengan akun yang memiliki jumlah followers di bawah itu, untuk ini solusinya adalah bangunlah jaringan pertemanan atau networking seluas-luasnya, namun tentu saja networking yang berkualitas. Akan lebih mudah jika bergabung dalam suatu komunitas tertentu, terutama komunitas online yang cukup aktif dalam media sosial. Biasanya komunitas semacam ini bisa menjadi perantara bagi buzzer untuk mendapatkan job untuk di posting di akun media sosialnya, namun tentu saja kembali lagi pada persyaratan sebelumnya, bahwa seorang buzzer harus memiliki jumlah followers tertentu agar langkah mendapatkan job lebih mulus dan tanpa hambatan.

Pastikan akun media sosial selalu update dengan konten yang baik, positif, original, dan kreatif

Sudah memiliki akun media sosial dengan jumlah followers cukup banyak saja belum cukup jika ingin menjadi seorang buzzer yang profesional. Pastikan untuk selalu mengisi akun media sosial dengan konten yang baik dan positif, jangan mengupdate atau menulis hal-hal yang kurang bermanfaat apalagi jika sampai menyebarkan berita bohong atau hoax, kosakata yang akhir-akhir ini sangat tren di dunia maya.

Bukan tidak mungkin brand atau pemilik produk mengecek akun media sosial si buzzer terlebih dahulu karena saat menjadi buzzer, akun media sosial tidak hanya menjadi milik buzzer semata namun juga membawa nama brand yang memberikan pekerjaan sehingga penting bagi buzzer untuk menjaga akun media sosialnya dari hal-hal yang berbau negatif terutama Sara. Selain itu, konten yang original saat melakoni tugas sebagai buzzer juga adalah hal yang tidak kalah pentingnya, jangan biasakan untuk copy paste tulisan milik orang lain, kecuali jika materi buzzer sudah ditentukan pihak brand atau pemilik produk yang wajib diikuti. Juga hal yang tidak kalah pentingnya adalah buatkan konten sekreatif mungkin, jika pihak brand menginginkan untuk tidak hardsell, maka buatlah konten yang kreatif dan mengundang rasa ingin sehingga followers memberikan respon.

Selain tips di atas, masih banyak panduan jika ingin menjajal menjadi seorang buzzer untuk mendapatkan penghasilan tambahan, tapi meskipun hanya sebagai pekerjaan sampingan pastikan untuk menjadi seorang buzzer yang profesional agar celah mendapatkan penghasilan yang bahkan lebih besar dari penghasilan utama terbuka lebar.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel